Silat

  • 26 April 2020
Silat

"Jurusan Pendidikan Kepelatihan, Pencak silat merupakan cabang olahraga yang memiliki teknik kompleks sehingga memerlukan koordinasi yang baik khususnya dalam mengajar siswa Sekolah Dasar. Oleh karena itu guru perlu mengetahui metode pembelajaran yang tepat dan benar untuk mengajarkan siswa yang masih memiliki koordinasi lemah.
Siswa yang baru belajar pencak silat sering mengalami kesulitan bila langsung diajar teknik pukulan, tendangan, maupun jatuhan tanpa diberikan sikap dan gerak dasar terlebih dahulu. Untuk itu perlu pembentukan sikap dan gerak bagi siswa dalam bentuk permainan.
Metode pembelajaran pencak silat yang perlu disampaikan adalah:
(1) prinsip-prinsip pembelajaran

(2) susunan dalam pembelajaran, dan

(3) bentuk-bentuk pembelajaran.

Pencak silat merupakan cabang olahraga beladiri yang sudah berkembang di berbagai sekolah dari tingkat SD, SMP sederajat, maupun SMU sederajat. Hal ini memacu banyaknya pertandingan pencak silat di tingkat pelajar. Melihat perkembangan pencak silat yang sudah menjurus ke arah prestasi di SD, maka dipandang perlu bagi guru untuk memperkenalkan pencak silat sedini mungkin. Diharapkan siswa sebelum terjun di kejuaraan sudah mengenal pembelajaran pencak silat dengan metode yang benar.

Pentingnya metode pembelajaran yang benar bagi siswa SD adalah sebagai bekal dalam proses pembelajaran. Sehingga proses pembelajaran yang benar akan membentuk otot-otot yang diperlukan dalam sikap dan gerak pencak silat. Dengan demikian akan memperkecil terjadinya cedera yang menjadikan trauma bagi siswa.

Proses pembelajaran pencak silat bagi siswa SD dapat dikemas dalam bentuk permainan sesuai dengan perkembangannya, sehingga muncul rasa senang, tidak jenuh, dan tidak menakutkan. Sebagai contoh pembelajaran jatuhan depan dapat dilakukan dengan bentuk perlombaan ’’lompat kodok’’ dengan posisi lengan yang membentuk segitiga pandangan ke samping. Dengan cara pembelajaran ini siswa akan merasa senang berkompetisi dan tidak merasa takut.

PRINSIP-PRINSIP PEMBELAJARAN BELADIRI
Metode pembelajaran beladiri adalah bagaimana cara mengajar beladiri dengan memperhatikan prinsip-prinsip pembelaan sesuai dengan materi, agar siswa mudah menguasai teknik yang diberikan. Pengertian mengajar beladiri dapat diartikan sebagai berikut:
1. Mengajar adalah menyampaikan dan menanamkan pengetahuan pada siswa.
2. Mengajar adalah memperagakan sikap-sikap dan keterampilan pada siswa.
3. Mengajar adalah suatu pengelolaan dan pengorganisasian kelas dengan mengatur lingkungan serta menghubungkan siswa sehingga terjadi proses pembelajaran.


Adapun prisip-prinsip pembelajaran yang harus diperhatikan oleh guru adalah sebagai berikut:

1. Pembelajaran teknik beladiri dimulai dari yang mudah ke yang sukar.
2. Pembelajaran teknik dasar diberikan terlebih dahulu baru menuju pada teknik lanjutan.
3. Pembelajaran harus menyerupai situasi permainan sebenarnya dan dapat dibuat sederhana untuk penguasaan siswa yang lebih baik.
4. Gerakan-gerakan yang salah cepat dibetulkan supaya menjadi otomatisasi gerak yang benar.

5. Koreksi jangan terlalu mengekang sehingga tidak mematikan kreatifitas siswa.

6. Faktor keselamatan harus diperhatikan, khususnya pada saat mengajar tendangan dan jatuhan.

  • 26 April 2020